Tag Archives: manfaat gula jawa

Inilah alasan mengapa kita butuh coconut palmsugar (Javasugar)

Menurut Pengobatan Tradisional Cina (TCM/Traditional Chinese Medicine), kita semua membutuhkan rasa manis dalam hidup kita. Kita butuh lima rasa, yaitu:

1. Rasa Manis,
2. Rasa Asam,
3. Rasa Asin,
4. Rasa Pahit,
5. Rasa Pedas.

Kelimanya digunakan untuk merangsang selera di lidah kita saat makan utama hingga mendapat “sensasi” kenyang (karena kelahapan kita dalam mengkonsumsi makanan yang tersedia).

Kenyang adalah hasil dari ketidakseimbangan dalam kimia otak dan tidak sebenarnya ada hubungannya dengan kepenuhan perut. Ketika makanan menyentuh lidah kita, pengecap kita memberi informasi bio-kimia ke otak, merangsang berbagai bagian hipotalamus – para ‘pusat kenyang’. Lidah juga merupakan representasi mini tubuh, seperti di refleksologi, dan berisi poin yang merangsang semua organ dalam tubuh. Menghindari kemanisan akan tidak wajar dan tidak perlu, karena hal ini pasti akan menyebabkan ketidakseimbangan rasa manis. Inilah sebabnya mengapa orang menjadi sulit melepaskan gula, sehingga hampir tidak mungkin bagi anak-anak untuk menjauh dari gula (baca : “rasa manis”).

Banyak orang benar-benar berusaha keras untuk menghindari gula dan tidak mempermanis teh atau kopi tetapi mereka mengkonsumsi gula dalam bentuk lain, seperti cokelat, kue, es krim. kolak atau bahkan buah gula fruktosa). Ketika seseorang dalam keseimbangan metabolik mereka tidak menginginkan gula tetapi ia mengkonsumsi gula, itu adalah tanda ketidakseimbangan metabolik dan dapat dikoreksi tanpa harus mengkonsumsi gula.

Ganti Gula Anda!
Kabar baiknya, kita tidak harus menyerah dan menghindari manisnya gula untuk menjadi sehat. Kita hanya perlu mengganti kembali gula harian kita dengan gula lain (tepatnya kita kembali ke pemanis yang telah digunakan nenek moyang kita) yang secara tradisional dan turun-temurun telah digunakan oleh nenek moyang kita (Indonesia) sebagai pemanis untuk semua menu makanan dan minuman. Pemanis atau gula yang saya maksud adalah gula jawa, gula kelapa, dula merah alias coconut palm sugar.

Gula kelapa berbeda dengan gula aren meskipun proses pembuatannya sama persis. Yang membedakan adalah sumber “nira” yang digunakan dalam sebagai bahan dasar pembuatan gula. Di Indonesia mayoritas orang berkeyakinan bahwa gula aren lebih bermanfaat dan mempunyai efek penyembuhan (sebagi herbal) untuk beberpa penyakit seperti asma dan lain-lain. Tetapi fakta gizi menunjukkan bahwa gula kelapa jauh lebih unggul dibanding gula aren.

Lebih penting lagi, gula kelapa merupakan pemanis alami yang sehat, menyehatkan, tanpa perlakuan pemutihan dan pemurnian yang dapat merusak zat gizi di dalamnya. Itulah sebabnya kenapa gula jawa, gula kelapa, gula merah jauh lebih baik dibandingkan gula pasir atau gula tebu alias cane sugar. Kini saatnya untuk kembali menggunakan gula jawa sebagai pemanis untuk keperluam memasak dan menyajikan minuman manis harian anda (source : Javasugar Group).

Hati-hati, otak anda bisa kebanjiran “gula” pasir!

gula_pasir_620

Gula dibutuhkan setiap hari, bahkan setiap saat oleh tubuh & otak kita. Tetapi gula dibutuhkan secara berkala, secara periodik, tidak serta merta dalam jumlah banyak, tidak dalam keadaan kebanjiran gula. Adakah gula yang tidak membuat “kebanjiran” seperti diatas?

Mengkonsumsi gula jawa tidak akan membuat darah dan otak anda kebanjiran gula (sukrosa) karena komposisi gulanya yang baik (bukan sekedar gula sederhana seperti pada gula pasir/gula tebu/cane sugar). Gula jawa mempunyai GI (glycemic index) yang rendah, sehingga sangat baik dikonsumsi harian. Apalagi adanya kandungan senyawa non giziĀ  yang bermanfaat untuk kesehatan dalam gula jawa, maka mengkonsumsi gula jawa secara rutin bukan hanya akan mendapat rasa manis saja, tetapi juga mendapat pemeliharaan kesehatan tubuh anda serta pemenuhan zat gizi tertentu.

Mulailah dari sekarang untuk memperhatikan dengan seksama hal-hal yang anda lakukan secara rutin terhadap tubuh anda karena akan berpengaruh terhadap kesehatan anda. Mengkonsumsi gula jawa secara rutin sebagai pengganti gula pasir/gula tebu/cane sugar atau pemanis buatan lainnya merupakan cara terbaik bagi tubuh anda dalam hal memilih pemanis (sebuah penelitian menunjukkan bahwa gula jagung justru membuat badan lebih gemuk dibanding pemanis lainnya).

Dengan mengkonsumsi gula jawa secara rutin melalui substitusi gula pasir atau pemanis lain yang biasa anda gunakan, sama halnya dengan “menabung” senyawa-senyawa tertentu dalam tubuh anda, yang tidak anda dapatkan ketika anda mengkonsumsi gula pasir atau pemanis buatan rendah kalori. Ini sebuah strategi memelihara kesehatan tubuh yang pintar, karena anda hanya dengan mengganti pemanis harian yang biasa anda konsumsi saja, sedangkan aktifitas hariannya sama, yaitu dalam aktifitas minum kopi, teh, susu dan aktifitas memasak. Ganti saja pemanis yang selama ini anda gunakan dengan gula jawa, kemudian rasakan perbedaan kesehatan harian anda beberpa bulan ke depan. Mari kita gunakan kembali warisan leluhur kita dalam mengkonsumsi gula dan pemanis makanan.

Gula jawa saat ini telah tersedia dalam bentuk butiran-butiran halus atau serbuk (palmsuiker, gula semut) atau padatan kecil yang mudah digunakan dalam menyeduh minuman atau memasak (termasuk dalam membuat sambal). Palmsuiker ini sangat mudah digunakan dibanding gula jawa dalam bentuk padat, apalagi dalam membuat sambal, jauh lebih mudah dibanding cara tradisional. Gula jawa adalah pemanis masa depan bukan saja karena rasanmya lebih enak (harum) tetapi ia dapat manjaga dan membentengi kesehatan anda.

Manfaat gula jawa untuk kesehatan tubuh

gula palm javasugar

Kenapa penduduk yang tinggal di pedesaan dan tetap mengikuti tradisi leluhur mempunyai kecenderungan tetap lebih sehat dibanding yang tinggal di kota? Kalau jawaban anda adalah karena tingkat stres di kota lebih tinggi, mungkin tidak 100% benar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tradisi memasak dan mengkonsumsi makanan tradisional di pedesaan ternyata memberi kontribusi yang besar terhadap kesehatan penduduk yang bersangkutan.

Kebiasaan memasak menggunakan gula merah (atau gula kelapa, atau gula jawa), minyak kelapa, santan dan bumbu-bumbu lain memberi kontribusi positif bagi pertahanan dan perbaikan kesehatan yang mengkonsumsinya. Jadi kalau di rumah anda selama ini selalu menggunakan gula pasir untuk memberi rasa manis pada masakan anda, ada baiknya mulai sekarang untuk kembali ke tradisi leluhur kita dengan menggunakan gula jawa untuk memasak.

Gula kelapa adalah gula yang dihasilkan dari pengeringan nira pohon kelapa. Gula kelapa atau dalam perdagangan disebut gula jawa, gula merah atau gula nira, biasanya dijual dalam bentuk setengah mangkok atau setengah elip. Bentuk demikian ini dihasilkan dari cetakan yang digunakan berupa setengah tempurung kelapa (jawa:bathok). Selain itu, ada juga yang menggunakan cetakan bambu, sehingga bentuknya bulat silindris.

Sampai saat ini gula kelapa masih banyak digunakan khususnya masyarakat jawa sebagai bumbu masak karena memiliki aroma dan rasa yang khas karamel palm. Disamping itu, gula kelapa juga digunakan untuk pemanis minuman, bahan pembuat kecap, bahan pembuat dodol, dan pembuat kue serta bahan penambah cita rasa pada makanan. Selain gula kelapa dalam setengah tempurung kelapa dan bulat silindris, adapula dalam bentuk gula semut.

Istilah gula merah biasanya diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palm, seperti kelapa, aren, dan siwalan.

Berikut ini adalah beberapa keunggulan gula jawa dibandingkan dengan gula pasir (gula tebu) atau pemanis lain :

[1] Rasanya manis dan memiliki aroma khas yang lezat (aroma nira).
[2] Mengandung mineral.
[3] Kandungan gula (sukrosa) lebih kecil.
[4] Mengandung Thiamine, Riboflavin, Nicotinic Acid, Ascorbic Acid, protein dan vitamin C.
[5] Untuk terapi asma, kurang darah/anemia, lepra/kusta, dan untuk mempercepat pertumbuhan anak.
[6] Baik untuk meringankan batuk yang disertai demam.
[7] Baik untuk makanan awal bagi penderita penyakit typhus.
[8] Baik untuk diet, mengurangi panas pankreas, menguatkan jantung, membantu pertumbuhan gigi sehingga kuat.
[9] Mempunyai khasiat seperti madu.

Begitu banyak manfaat gula jawa yang tidak dimiliki oleh gula pasir atau pemanis lainya, ada baiknya mulai sekarang untuk mengganti pemanis minuman dan masakan anda dengan gula jawa. Nikmati rasa manis gula jawa setiap hari untuk kesehatan anda setiap hari. Tabung dalam tubuh anda atas senyawa-senyawa bermanfaat yang ada dalam gula jawa (poin nomor 4 di atas) sehingga jesehatan anda tetap terjaga. Mari kembali ke resep leluhur kita, kembali gunakan gula jawa sebagai komponen bumbu dalam memasak serta sebagai pemanis disaat “ngopi”! (source : Litbang Javasugar)